Jagain Pemira Perdana

Sebenarnya bukan tugas saya secara struktural buat njagain kotak suara pemira IKM UI. Ada beberapa orang sih jadi panitianya. Tapi, karena mereka pada sibuk, yang satunya kuliah dan satunya lagi ikut aksi pendidikan BEM se-Indonesia, jadi saya menyatakan diri untuk bersedia membantu rekan2 saya ini. Prinsipnya gampang aja sih, betapa senangnya meringankan beban orang lain. Dan saya yakin, temen2 saya ini akan begitu lega hatinya ketika beban amanah yang ditinggalkannya sudah ada yang mengurus, he…he…

Dan alhamdulillah, betapa Allah sangat memudahkan saya dalam menjalankan amanah ini. Total jendral udah ada kurang lebih 130 orang yang mencoblos hari Selasa ini. Itu artinya kertas suara awal dari Panitia Pemira UI udah habis karena cuma nge-drop 150 kertas suara. Dan hari kemaren, berdasarkan data yang ada, sudah ada lima belas anak yang mencoblos.

Pengalaman pertama yang cukup berkesan, karena pada hari ini saya melakukan kesalahan fatal. Apa itu?? Tidak menandatangani kertas suara sebelum dimasukkan ke kotak suara. Mana ada ratusan anak lagi yang nyoblos??? Saya tidak mau berapologi dengan mengatakan bahwa saya masih pemula sehingga “memiliki hak untuk salah”. Memang saya gak baca tatibnya dulu sih, langsung maen ngajak anak2 buat nyoblos, he…he…

Trus, saya langsung telepon panitia pemira pusat, nanyain gimana nih baiknya? Kan sayang tuh, ratusan suara dianggap nggak sah!!! Alhamdulillah, lagi2 Allah ngasih bantuan. Panitianya (mas Rahmat, Kriminologi 2006) dengan penuh semangat datang ke Sekre Square, tempat coblosan diadakan. Kata beliau, tulis aja di BAP-nya berapa suara yang tidak ditandatangani trus nanti akan dihitung pada saat pencoblosan nanti.

Yah… begitulah pengalaman perdana njagain pemira IKM UI. Sangat menyenangkan dan menegangkan, he…he…

Oh ya, buat temen2 yang belum nyoblos, jangan khawatir. Mulai Rabu-Jumat jam 10 sampe jam5 sore, kita masih buka kok. Dateng aja ke Sekre Square buat nyoblos.

Yuk nyoblos, karena suara kita menentukan akan dibawa ke mana pergerakan mahasiswa ke depan. Hidup Mahasiswa …!! Hidup Rakyat Indonesia …!!

Advertisements

4 thoughts on “Jagain Pemira Perdana

  1. mas afif, emang d kertas suaranya ada tanda tgn yg jaga ya? ko pas ane mau masukin ke kotak suara ga ditanda tgn dl? apa udah d tnda tgn sblmnya yak?

  2. harusnya iya mbak…. itu yang saya baca di aturan pencoblosan sih…..

    tapi gak papa koq, suara tetep sah, apalagi udah ketauan siapa ketua BEM-nya sekarang. Ya nggak??? He..he..he…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s