Sebuah Pelajaran Berharga

Kemaren belajar tentang satu hal yang sangat penting dari beberapa orang dan juga peristiwa. Belajar bersabar. Tentang segala hal yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Saat kita dihadapkan pada situasi terburuk. Saat segala sesuatu di depan nampak begitu gelap. Dan, benarlah kata Rasul. Bahwa sabar itu ada pada hantaman pertama. Karena memang begitu berat untuk bersabar pada kondisi itu. Saat emosi lebih dominan dari nurani. Dan beruntunglah mereka yang bisa melakukannya, yang mampu bersabar dan beristiqomah dengan kesabarannya.

Syukur ibarat aspek ekspansif dalam garis kehidupan dan sabar adalah aspek defensifnya (salah satu tulisanku)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s