Dua Kebaikan

Tadi malam, saya mendapat beberapa sms. “Alhamdulillah mas, saya diterima di kampus….”. “Mas, saya gagal di SNMPTN…”. Saya tak tahu pasti bagaimana rasa dari dua sms tadi. Yang pertama, bisa jadi euforia setelah lama berjuang, dengan isak, lelah, secara fisik maupun mental. Dia yakin bahwa Tuhan begitu baiknya. Meluluskan doa yang khusyuk dia panjatkan. Yang kedua, mungkin sedih, kecewa, karena merasa bahwa usahanya selama ini sia-sia. Dan Tuhan tak adil baginya. Ia hanya bisa termenung melihat teman-temannya gembira.

Continue reading