Kamuflase

dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga) [ALI IMRAN: 14]


Dunia memang penuh warna-warni yang menyenangkan. Secara umum, manusia berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Entah itu berupa kesenangan fisik, ataupun yang sifatnya batiniah. Allah pun memang telah menetapkannya demikian. Bahwa kita memang cenderung menyukainya.

Jenisnya banyak. Sebagaimana disebutkan di ayat di atas, ada wanita, anak-anak, harta benda, hingga hewan. Tidak salah ketika kita berlomba untuk mendapatkannya. Yang umumnya keliru adalah ketika sedang mendapatkannya, ataupun sudah memperolehnya, kita terlupakan, atau malah sengaja lupa, dengan tujuan sebenarnya.

Berbagai kesenangan itu sifatnya semu. Ada masa di mana kita harus meninggalkannya semua. Masa itu bernama ajal. Setelah ajal, berbagai kesenangan itu tak ada gunanya lagi. Yang dibawa kemudian adalah amal. Hasil dari pengelolaan berbagai kenikmatan itu untuk menumbuhkan pohon-pohon kebaikan dan mengharap keridhoan-Nya semata.

Buah dari pohon-pohon kebaikan itulah yang memberatkan timbangan kebaikan kita. Yang mengantarkan kita kepada tempat kembali yang paling baik. Surga.

*tulisan ini adalah tulisan ketiga dari tiga puluh tulisan yang akan dipublikasikan ba’da ashar selama Ramadhan melalui facebook dan blog

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s