Dari Bapak Tukang Parkir

Ini jadi sebuah pengingatan yang sungguh tak saya sangka saya dapatkan dari orang ini. Seorang tukang parkir di sebuah komplek toko.

Saya terkejut waktu beliau bilang alasan mengapa lebih milih shift pagi sampai jam 3 atau 4 dibandingkan shift malam yang jauh lebih ramai, yang artinya pendapatannya jauh lebih banyak.

Kalau shift sore, kata beliau, akan lepas kesempatan jamaah asar, maghrib, dan isya. Kalau siang, cuma dhuhur yang terlepas. Hidup bukan cuma ngurusin duit, katanya sambil tersenyum ceria.

Saya tercekat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s