Tak Selalu Berbalas

Dalam interaksi sosial saat ini, muncul fenomena yang mungkin bukan hal baru, melainkan mulai semarak, yaitu saling mengucapkan selamat hari besar agama lain. Saat Idul Fitri maupun Idul Adha, sahabat dari rekan agama lain berbondong-bondong memberikan ucapan selamat. Ketika rekan-rekan agama lain sedang merayakan hari rayanya, tak sedikit sebagian dari umat Muslim yang bergantian memberikan selamat.


Namun, mohon maaf, dalam perayaan agama lain seperti ini, saya cenderung untuk berjaga diri dengan tidak ikut mengucapkan selamat. Sungguh, bukan saya tak menghormati teman-teman dari agama lain. Bahkan, inilah penghormatan tertinggi yang mampu saya berikan. Dengan membiarkan teman-teman untuk larut bersuka cita dalam perayaan agamanya masing-masing.

Islam menganjurkan untuk berinteraksi secara luas dengan banyak orang. Tidaklah dilarang untuk bertetangga, berbisnis, berteman, bekerja sama dan berbagai aktivitas lainnya dengan orang-orang nonmuslim. Bahkan, berbuat adil dalam Islam pun dilakukan tidak atas dasar agama.

Disebutkan didalam sejarah bahwa Umar bin Khattab pernah mengadili Gubernur Mesir Amr bin Ash karena perlakuan anaknya yang memukul seorang Nasrani Qibti dalam suatu permainan. Hakim Syuraih pernah memenangkan seorang Yahudi terhadap Amirul Mukminin Ali bin Abi Tholib dalam kasus beju besinya.

Bagi kami, ini masalah prinsip. Berkaitan dengan aqidah. Yang bagi kami adalah kemuliaan yang harus dipertahankan. Yakinlah, bahwa ketidakmauan kami dalam pengucapan selamat ini, tak akan mengurangi kualitas penghormatan dan interaksi kita yang telah terjalin dengan sangat baik sebelumnya.

untukmu agamamu dan untukkulah agamaku [Al Quran Surat Al-Kafirun ayat 6]

Advertisements

2 thoughts on “Tak Selalu Berbalas

  1. masya ALLAH.. semoga kita tetap teguh menajdi manusia berprinsip ya mas… allaahu yubaarik fiykum….

  2. kadang rasa bersalah, takut di bilang ga setiakawan, ga menghormati mereka dan ga tau berbalas budi..
    alhasil ebih kabur berlibur ke suatu tempat saja daripada dibilang seperti itu ehehhehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s