Demokrasi, Negara, dan Tuhan

Kalau menurutmu, Tuhan adalah penguasa tertinggi di alam raya, mungkin sekarang perlu kau koreksi keyakinanmu itu. Di negara demokrasi, Tuhan nyata-nyata tunduk pada hukum demokrasi. Tak boleh kau membawa-bawa Tuhan dalam acara negara. Kau bisa dituduh mengganggu stabilitas nasional, tak loyal pada negara, atau memporak-poranda pranata kerukunan masyarakat.
Continue reading

Dugaan Korupsi di Program Penerimaan Mahasiswa Baru KSDI di Universitas Indonesia

dikutip dari tulisan bapak Ade Armando, dosen UI di facebooknya. sebagai upaya bagi kita untuk semakin kritis dengan jalur masuk kampus, yang sudah semakin tak karuan nama dan bentuknya

Apakah Universitas Indonesia peduli dengan arti penting pembangunan daerah-daerah di luar Jakarta? Apakah UI peduli agar pengelolaan pendidikan negara ini bersih dari Korupsi, Kolusi, Nepotisme? Apakah UI peduli dengan nasib mahasiswa-mahasiswa pintar yang tak mampu?
Saya kuatir, jawabannya tidak. .
Continue reading

Cinta Salah Arah

Ternyata tak semua cinta selalu punya efek yang baik di kemudian hari. Salah satu contohnya adalah saat orang tua memaknai cinta sebagai pemberian segala materi terbaik kepada anaknya. Pada saat itu, pemberian bisa dianggap sebagai pilihan yang paling baik.

Tapi di sisi lain, kemudahan dan pemenuhan fasilitas ini tak selamanya memberikan kebaikan. Ada banyak kisah, anak-anak golongan ini malah terjerembab dalam penggunaan materi yang keliru. Karena pemenuhan kebutuhan fisik ini seringnya tak diiringi dengan pemenuhan kebutuhan jiwanya.
Continue reading

Kalau Cinta, Ya Harus Memiliki

Logika saya masih tak nyambung dengan ungkapan “cinta tak harus memiliki”. Kalau seseorang tidak memiliki apa yang dianggap dicintainya, artinya hanya ada dua kemungkinan.

Kemungkinan pertama, ia tak sungguh-sungguh mencintainya. Bagaimana mungkin mencintai tanpa memiliki? Bagaimana mungkin kita cinta dengan Tuhan kita, tanpa merasa memiliki ajarannya? Memiliki dalam artian punya kemauan sungguh-sungguh untuk menjalankan apa yang Tuhan perintahkan.
Continue reading