Cinta Salah Arah

Ternyata tak semua cinta selalu punya efek yang baik di kemudian hari. Salah satu contohnya adalah saat orang tua memaknai cinta sebagai pemberian segala materi terbaik kepada anaknya. Pada saat itu, pemberian bisa dianggap sebagai pilihan yang paling baik.

Tapi di sisi lain, kemudahan dan pemenuhan fasilitas ini tak selamanya memberikan kebaikan. Ada banyak kisah, anak-anak golongan ini malah terjerembab dalam penggunaan materi yang keliru. Karena pemenuhan kebutuhan fisik ini seringnya tak diiringi dengan pemenuhan kebutuhan jiwanya.

Namun, ada hal yang jauh lebih prioritas untuk dikhawatirkan. Seringnya pemberian kemudahan dan fasilitas itu akan membentuk mental mereka tak cukup kuat. Semangat juangnya rendah. Naluri petarungnya ciut. Nalar sosialnya tak cukup peka. Kondisi inilah yang mungkin melemahkan generasi kita saat ini. Penuh gemerlap di luar, tapi keropos di dalam.

Advertisements

2 thoughts on “Cinta Salah Arah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s