Mencari Keberkahan

Bagi banyak orang, bukti bahwa Allah menyayanginya diartikan dengan diberikan baginya kebahagiaan dan kelebihan. Biasanya parameternya materi. Tidak salah, sebetulnya. Namun, tak sepenuhnya tepat.

Harta, jika ia dimiliki jiwa yang bersih, maka akan bermanfaat keberadaannya. Kalau kata salah seorang guru saya, salah satu tanda keberkahan orang kaya adalah ia akan membeli kendaraan yang daya muatnya banyak. Karena dengan kapasitas itu, bisa ia mengajak tetangganya atau meminjamkan untuk acara masyarakat atau syiar Islam.

Anda bisa setuju atau tidak dengan pernyataan guru saya itu. Tapi, fakta membuktikan, keberkahan justru datang dari memberi. Rezeki tak disangka, datang tiba-tiba saat derma kita perbanyak.

Kunci utamanya adalah rasa syukur. Ada dan tidaknya materi bukan jadi masalah utama. Kata Ustadz Yusuf Mansur, apapun kondisinya, doanya cuma satu: alhamdulillah.

Bulan Ramadhan sekarang bisa menjadi media pengasah kesyukuran kita. Mumpung masih awal. Semoga tidak terlambat. Insya Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s