Hikmah dari Bandung

Waktu itu, saya berkunjung ke seorang rekan. Ketika sholat maghrib, kami berdua sholat di masjid, dekat mall BIP. Setelah sholat, ternyata ada kajiannya. Berikut yang saya peroleh dari kajian tersebut, telah saya share di akun twitter saya, @akhdaafif. Semoga bermanfaat

(1) kali ini mau berbagi #ngaji yang saya dengarkan kemarin malam di masjid sekitar BIP Bandung bareng @fahmimachda

(2) habis singgah untuk sholat maghrib, eh ternyata ada sesi #ngaji .berikut apa yang disampaikan beliau

(3) bahwa siksa kubur itu benar-benar ada. seseorang setelah meninggal, di alam kuburnya akan diberikan siksa dan nikmat kubur #ngaji

(4) semuanya tergantung amalan orang tersebut selama berada di dunia #ngaji

(5) suatu ketika datang seorang wanita yahudi menghadap rasul, meminta doa untuk dijauhkan dari azab kubur #ngaji

(6) aisyah ra yang mendengarnya kemudian bertanya kepada rasul, apakah benar ada siksa kubur? rasul mengiyakan #ngaji


(7) karena itulah, kita dianjurkan untuk berdoa menghindari azab kubur tersebut. doanya termasuk sunnah yang dibaca setelah tahiyat akhir #ngaji

(8) allahumma inni a’udzubika min ‘adzabil qobri, wa min fitnatil mahya wal mamaati, wa min syarri fitnaatil masiihid dajjal #ngaji

(9) seberapa mengerikankah azab kubur ini? beliau menyampaikan kisah dari Yaman yang diperoleh dari internet #ngaji

(10) ada seseorang yang meninggal karena overdosis. kemudian seusai dimakamkan, orang tuanya minta digali lagi untuk diotopsi #ngaji

(11) orangtuanya tidak percaya kalau anaknya meninggal karena overdosis. kemudian digali ulanglah kuburan anaknya itu #ngaji

(12) penggalian ini tidak lama setelah anak ini dimakamkan. ketika dilihat jenazahnya, ternyata tulang rusuknya sudah hancur #ngaji

(13) mukanya terbakar. mata sebelah kanannya melotot keluar. na’udzubillah min dzaliik #ngaji

(14) beliau menuturkan, ada 4 amalan untuk meringankan siksa kubur ini #ngaji

(15) yang pertama, sholat fardu di awal waktu. berat. sangat berat #ngaji

(16) sholat dzuhur jam 2 memang masih masuk waktu dzuhur. tapi yang menyelamatkan dari siksa kubur, sholat segera setelah azan berkumandan #ngaji

(17) yang kedua, membaca al quran #ngaji

(18) disempatkan tiap hari membaca. entah seayat. sehalaman. semampunya. tempatkan quran di setiap bagian rumah, kecuali yang dilarang #ngaji

(19) biar bisa dibaca sama kita. jangan cuma anak yang dibayarin bimbel matematika sama fisika biar pinter, belajar baca quran juga dong #ngaji

(20) nah, ketiga dan keempatnya kepotong nih karena sudah masuk waktu isya 😀 silakan kalo ada yang bisa melanjutkan #ngaji

(21) wallahu ‘alam saya juga bisa melanjutkan mendengarkan ceramah beliau ini karena pekan depan belum tentu ke bandung pada jumat malam #ngaji

One thought on “Hikmah dari Bandung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s