Ekspedisi Saudi (bagian I)

Alhamdulillah wa syukurillah. Allah telah memberikan kesempatan kepada saya di awal Januari 2010 kemarin untuk bisa menunaikan salah satu niat saya di liburan semester ini. Yaitu mengunjungi rekan saya yang kuliah di KSU. Sebenarnya pada libur semester ini, banyak teman dari Indonesia yang pulang. Namun, saya memilih tidak pulang. Selain karena alasan itu, saya juga punya janji lembur bareng teman. Di tengah-tengah lemburan itu, tercetus niatan untuk memanfaatkan jeda sepekan akhir liburan untuk ke Turki. Awalnya, saya sepakat. Tapi, kemudian saya berubah pendapat karena waktu yang persiapan yang dirasa mepet dan kalau dipaksakan, malah tidak bisa maksimal.

Akhirnya, niat awal yang hanya ingin bersilaturahim ke Riyadh, dapat tawaran lebih. Seorang teman mengajak saya untuk ke Dammam dan Bahrain. Dia dapat undangan dari temannya di Dammam. Karena jarak Dammam dan Bahrain relatif dekat, jadi direncanakan sekalian mampir. Kata saya, okelah! Sekalian dibuat aja ekspedisi Saudi. Maka disusunlah rencananya. Kami memesan tiket pesawat jurusan Jeddah-Dammam. Per orangnya 254 SAR. Nggak terlalu mahal untuk jarak 2 jam perjalanan. Karena berangkatnya jam 7 pagi, kami berdua akhirnya memutuskan untuk menginap di seorang kenalan di Jeddah. Bapak ini baru kami kenal saat ada seminar ekonomi syariah di Konjen RI Jeddah tengah Desember lalu. Sebelum Subuh, kami sudah berada di bandara. Setelah shalat dan menunggu sebentar, pesawat pun memberangkatkan kami. Saya langsung terlelap setelah duduk di kursi. Mungkin saking ngantuknya karena tadi malam terlambat tidur untuk diskusi.

Kamis, 7 Januari 2009 sampai juga kami di King Fahd International Airport, Dammam. Matahari di luar bersinar cerah. Namun, saat kami keluar bandara, ternyata dingin betul. Baru sadar, tadi ketika baru mendarat, ada pemberitahuan di pesawat, bahwa suhu luar sekitar 14 C. Kebangetan dah dinginnya! Tulang sampe pada linu-linu. Hehehe. Alhamdulillah, teman kami segera datang. Dia memang berjanji menjemput dan akan memandu kita selama tiga hari di Dammam ini. Dari bandara, kami dibawa ke King Fahd Unversity of Petroleum and Minerals (KFUPM) di Dhahran. Pemandangan kanan kiri jalan dari bandara sebelum masuk kota, didominasi oleh padang pasir karena bandara ini berada di pinggir kota.

KFUPM memiliki luas 400-an hektar. Lokasinya dekat dengan Saudi Aramco. Cukup luas. Arsitekturnya indah. Klasik dengan sentuhan khas arab. Fasilitasnya lengkap. Tak hanya untuk urusan minyak dan mineral, ada jurusan eksakta yang lain, bahkan ilmu ekonomi pun dipelajari. Kami berkeliling hingga Dzuhur. Sempat mampir ke asrama mahasiswanya. Ngobrol sebentar dengan salah seorang penghuninya. Bahkan, kami diundang untuk makan malam bersama besok malamnya. Subhanallah. Setelah itu, kami menuju rumah kawan yang menjemput tadi. Keluarganya sudah mempersiapkan hidangan istimewa untuk kami. Menu Indonesia!! Beneran dah. Mantabb betul!! Ada gado-gado. Tempe goreng. Sambel goreng. Sesuatu yang langka yang baru akan kau sadari kenikmatannya saat tanahmu tak menjejak di bumi pertiwi, kawan ^_^. Dengan perut lapar dan menu yang istimewa, makan siang ini pun diisi dengan kekalapan kami berdua. Hahaha…

Seusai makan, kami dicarikan apartemen kecil untuk tempat menginap. Tempatnya sederhana, tapi nyaman. Masih jam 4 saat itu. Tapi, kami sudah lelah dan berniat beristirahat dan baru setelah maghrib kami jalan-jalan lagi. Setelah maghrib, kami mampir ke sebuah toko Indonesia, tak jauh dari hotel. Toko Surabaya, namanya. Ngobrol sebentar dengan penjaga tokonya. Dan sempat belanja beberapa barang, termasuk Teh Tong Tji khas Tegal (ada juga ternyata!!). Dari bapak itu, kami disarankan untuk mengunjungi Old Dammam. Tempatnya kayak komplek pasar yang cukup luas. Sambil berkeliling, kami bertemu dengan satu orang Indonesia yang sedang berjalan di area itu. Akhirnya, kami diajak untuk jalan bareng dengannya karena dia sedang menuju ke teman Indonesianya yang lain.

Kami ditraktir makan di restoran. Ada 3 orang Indonesia selain kami. Mereka bekerja di Dammam. Yang dua di perusahaan biro travel, seorang lagi di perusahaan parsel. Kami diajak berkeliling Dammam. Sebetulnya berencana ke kenalan Indonesianya buat mampir makan bakso. Tapi, kelihatannya sudah tidur karena sudah jam 1 malam. Akhirnya setelah berdingin-dingin di pantai dan berputar-putar, kami balik ke kamar sekitar jam 4 pagi. Perjalanan dilanjutkan lagi setelah sholat Jumat. Kali ini kami menuju stasiun Dammam karena kami berencana ke Riyadh dengan kereta. Jalur kereta itu adalah satu-satunya di Saudi. Tiketnya lumayan, 60 SAR untuk kereta AC dengan jarak tempuh 4,5 jam.

Selesai membeli tiket, kami diajak untuk menikmati IMAX 3D Cinema di Khobar. Kayak planetarium di Indonesia. Sound system-nya keren. Sayang, kami kurang bisa total menikmati tontonan karena harus memakai headset. Masalahnya, tidak ada teks bahasa inggris di filmnya yang menggunakan bahasa Arab. Dan, acara malam itu ditutup dengan makan malam bersama di asrama KFUPM, memenuhi undangan teman baru. Suasana malam yang menyenangkan. Diisi obrolan dan candaan.

Advertisements

5 thoughts on “Ekspedisi Saudi (bagian I)

  1. subhanallah, seumur2 hidup ku ini lom pernah ke luar negeri.

    semoga melalui tulisan ini, aku terkontaminasi bisa menginjakkan kaki ke luar negeri, walau untuk suatu study kecil; training. [amin ya Allah]

  2. hei…
    Kuliah di Saudi ta..
    aku kerja Di khobar ni..dekat Damman,..
    oh ya kamu tinggal di Riyadh ya.,.
    cerita mu bagus..
    aku mau ke Riyadh ni sama teman teman rencana mau naik kereta Api kesana dari Dammam
    oh ya rencanaya akhir April mau kesana..sebelum aku balik ke Indonesia..
    oh ya buat kamu salam kenal ya..
    Add dong Fesbuk aku chandra Roesly key..
    mana tau bisa singgah ke tempat mu he he..

    lam kenal ya..

  3. @valentiyun: insya ALlah kang, njaluk maring gusti Allah, sing nduwe kabeh. aku melu ngamini. aamiin…

    @chandra: saya di thuwal, 1,5 jam dari jeddah. sekarang sudah keluar dari kampus. kalau mau ke riyadh, insya Allah saya punya temen di sana yang bisa bantu. nanti kontak ke email aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s