Babi

Di sebuah tempat dan pada suatu waktu, saya diajak ngobrol sama seseorang.

Teman: menurut njenengan, babi itu haram atau nggak?

Saya: ya jelas haram. lha wong, saya ini orang islam kok.

Teman: kalo peternakan babinya terjamin kebersihan dan steril, pengemasannya sesuai kaidah internasional, yang pake ISO-ISO segala, didistribusikan dengan terjaga higienitasnya, njenengan masih tetap mau makan, nggak?

Saya: tetep nggak mau mas. kan sudah tertulis jelas di Al Quran. dalil hadits-nya juga ada. pokoke haram. mau diapa-apakan juga haram

Teman: kalo riba, gimana tuh mas?

Saya: ya sama. di Al Quran juga jelas. ulama juga sepakat.

Teman: kalo riba itu, dikemas dengan nama pelayanan prima, petugas yang ramah, teknologi canggih, ruangan yang elegan. menurut njenengan, apa tetep haram, riba yang begitu?

Saya tersentak. Senyap. Diam…

One thought on “Babi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s